8 mitos gym yang tidak benar

Dari "otot berubah menjadi lemak" hingga "wanita tidak boleh mengangkat benda berat" apa yang sebenarnya dikatakan bukti.

2 min read · Diperbarui 11.08.2026. · mesin terjemahan

8 mitos gym yang tidak benar
Foto: US Air Force from USA · Public domain
  • Mitos: otot berubah menjadi lemak. Tidak mungkin jaringan yang berbeda. Otot menyusut dan lemak tumbuh karena makan tetap sama.
  • Mitos: Crunches menghilangkan lemak perut. Reduksi titik tidak ada. Crunching memperkuat otot di bawahnya; defisit menghilangkan lemak di atasnya.
  • Mitos: keringat sama dengan pembakaran lemak. Keringatnya mendingin. Di sauna Anda kehilangan satu kilo air dalam 20 menit dan mendapatkannya kembali begitu Anda minum.
  • Mitos: Wanita menjadi besar karena berat badan. Testosteron 10 sampai 20 kali lebih sedikit; pertumbuhan 2 3 kali lebih lambat daripada pada pria.
  • Mitos: Anda harus makan dalam waktu 30 menit setelah latihan. Jendela waktu yang luas; total asupan harian menentukan.
  • Mitos: Angkat tangan akan memperlambat pertumbuhan anak-anak. Dengan pengawasan dan teknik yang baik tidak ada bukti kerusakan lempeng pertumbuhan tulang benar-benar menjadi lebih kuat.
  • Mitos: protein tinggi menghancurkan ginjal Anda. Pada orang sehat, hingga 2,5 g/kg tidak berbahaya. Penyakit ginjal adalah hal yang berbeda.
  • Mitos: Tidak ada rasa sakit, tidak ada keuntungan. DOMS mengukur seberapa tidak akrab latihan itu, bukan seberapa efektif. Kemajuan terbaik sering kali datang tanpa rasa sakit sama sekali.

Mitos bonus

"Mesin aman, beban bebas berbahaya". Cedera datang dari beban berlebihan dan teknik yang buruk pada keduanya. Secara statistik, gym adalah salah satu kegiatan olahraga yang paling aman lebih sedikit cedera per jam daripada sepak bola, basket atau lari.

Informasi umum, bukan saran medis. Jika Anda memiliki kondisi kesehatan atau rasa sakit, bicaralah dengan dokter sebelum mengubah cara berolahraga Anda.

Baca selanjutnya